redaksiharian.com – Berkunjung ke museum bisa jadi salah satu pilihan kegiatan untuk mengisi waktu libur. Salah satunya ialah datang ke Museum MH Thamrin di Jalan Kenari 2 Nomor 15, Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

“Selain pernah difungsikan sebagai gedung permufakatan, gedung museum ini dulu juga dijadikan sebagai sekolahan,” kata petugas Museum MH Thamrin, Dede Maulana kepada Kompas.com di lokasi, Rabu (21/6/2023).

Untuk mengenang jasa sosok Mohammad Hoesni Thamrin, didirikanlah Museum MH Thamrin yang sebagian isinya berasal dari hibahan keluarga MH Thamrin.

Museum ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali hari Senin, yakni mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Ketika datang ke Museum MH Thamrin, ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung.

Aktivitas di Museum MH Thamrin

1. Lihat koleksi

Koleksi yang dipajang di museum erat kaitannya dengan pribadi MH Thamrin semasa hidup hingga kematiannya.

Beberapa koleksi yang bisa ditemui, antara lain dua buah radio Philips, lemari, meja rias, meja dan kursi tamu, serta juga ada meja yang digunakan untuk meletakkan jenazah MH Thamrin.

2. Belajar sejarah

Nama Mohammad Hoesni Thamrin cukup familiar di telinga, khususnya bagi masyarakat Jakarta, karena digunakan sebagai nama jalan utama sekaligus pusat bisnis di Ibu Kota.

Meskipun begitu, sejarah mengenai sosok dan peran penting MH Thamrin dalam memperjuangan kemerdekaan Indonesia masih belum sepenuhnya diketahui oleh banyak orang.

Maka dari itu, di Museum MH Thamrin pengunjung akan mempelajari lebih lanjut mengenai pribadi MH Thamrin dari semasa hidup hingga tutup usia.

3. Nonton di ruang audio visual

Selain menyajikan informasi dalam bentuk visual, Museum MH Thamrin juga menyajikan informasi dalam bentuk audio visual.

“Ada tayangan mengenai sosok MH Thamrin di ruang audio visual. Siapa pun boleh masuk,” kata Dede.

Bia tertarik melihat tayangan mengenai MH Thamrin, pengunjung bisa melapor kepada petugas dan meminta bantuan untuk diberi akses masuk ke ruang audio visual.

4. Foto di replika teras rumah adat Betawi

Di dalam Museum Mh Thamrin terdapat replika teras rumah yang identik dengan rumah adat Betawi. Kata Dede, replika teras rumah ini sengaja dibuat untuk spot foto.

“Ini teras rumah Betawi, pengunjung bisa foto-foto di sini,” katanya.

Layaknya rumah suku Betawi, spot ini terdapat replika dinding rumah dari kayu, lengkap dengan jendela dan foto yang umumnya dipajang di dinding rumah.