
RedaksiHarian – Beberapa tahun terakhir belanja online menjadi tren di tengah masyarakat. Indonesia bahkan menjadi salah satu negara yang masyarakatnya keranjingan belanja online, salah satunya dengan live shopping .
Tak sedikit marketplace yang kerap digunakan masyarakat untuk berbelanja online melalui marketplace yang menyediakan fitur live shopping atau live streaming.
Head of Research Populix Indah Tanip menyebut, tren belanja dengan fitur live shopping akan terus berlanjut. Selama penyedia atau industri tetap memberikan pengalaman yang menarik kepada target pasarnya, maka tren tersebut akan terus berlanjut.
ADVERTISEMENT
Lalu bagaimana cara agar fitur live shopping bisa optimal dan meningkatkan omzet? Menurut Indah, ada beragam cara yang bisa dilakukan penjual untuk mengoptimalkan live shopping sehingga penjualan bisa meningkat.
1. Produk yang dijual memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan yang dicari calon pembeli.2. Pastikan calon pembeli bisa melihat produk dengan jelas saat live streaming.3. Membuat promosi yang menarik untuk pembeli, seperti penawaran gratis ongkos kirim dan diskon.
“Jadi dari sisi seller itu harus bisa memastikan ketika orang klik window kita, pastikan orang enggak berpindah. Jadi buat menarik dulu, lalu tunjukkan barangnya dengan benar dan sempurna, baru dikuatkan dengan promosi-promosi lainnya,” ujarnya belum lama ini, seperti dilaporkan Antara.
Berdasarkan riset yang dilakukan Populix terhadap 506 responden yang terdiri dari lelaki dan perempuan pada Mei 2023, menunjukkan tingginya nilai Net Promoter Score (NPS). Metode tersebut dilakukan untuk mengukur berapa orang yang mau merekomendasikan suatu produk kepada orang lain di sekitarnya.
Dalam riset tersebut, Shoppe Live mendominasi nilai NPS sebanyak 55 persen, sedangkan TikTok Live 51 persen.
Lalu di antara Shoppe Live dan TikTok Live , fitur live shopping mana yang paling banyak digunakan konsumen di Indonesia?
Dalam suvei Populix disampaikan pula bahwa Shopee Live merupakan live shopping yang paling banyak digunakan responden, yakni 69 persen. Adapun TikTok Live , berada di urutan kedua, sebanyak 25 persen.***