Review ASUS ROG Phone 5s, Smartphone Gaming Yang Terus Lebih Baik

redaksiharian.com – NESABAMEDIA.COM – Asus merupakan salah satu brand smartphone pertama yang meluncurkan smartphone yang dibuat khusus untuk bermain game. Asus ROG telah mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, menjadi lebih baik dalam setiap aspek, dan kini yang terbaru adalah Asus ROG Phone 5s. Ini semacam penyegaran di pertengahan tahun dengan prosesor baru dan tampilan yang sedikit lebih baik.

Asus ROG Phone 5s bisa dibilang menjadi salah satu smartphone gaming yang paling kuat saat ini, yang begitu identik dengan ROG Phone 5 dengan harga sekitar Rp9,5 jutaan. Meski mirip dengan model vanilla, itu bukanlah sebuah hal yang buruk. Panel belakangnya memiliki banyak detail yang mungkin tidak akan ditemukan di perangkat smartphone manapun, yang sangat menonjolkan kesan gaming.

Meskipun smartphone ini memiliki layar 6.78 inci, namun ini terasa seperti smartphone yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan kebanyakan smartphone dengan ukuran layar yang sama. Hal ini disebabkan oleh bezel yang tebal dan berukuran sama di bagian atas dan bawah, yang menampung pengaturan speaker stereo.

Secara keseluruhan, smartphone ini merupakan smartphone berukuran besar yang menghadirkan pengalaman bermain game yang lebih baik. Jika anda memiliki tangan yang kecil, maka anda mungkin harus berpikir dua kali, karena ini benar-benar smartphone yang sangat besar, yang beratnya juga mencapai 238 gram.

Seperti yang dijelaskan di atas, Asus ROG Phone 5s memiliki layar yang cukup besar 6.78 inci dengan panel OLED dan resolusi 2448x1080p dengan kecepatan refresh mencapai 144Hz, response time 1ms serta dilindungi dengan Corning Gorilla Glass Victus.

Perbedaan yang ada antara ROG Phone 5 dan 5s terletak pada sampling rate, di mana 5s memiliki sampling rate sebesar 360Hz dengan latensi 24ms, sementara ROG Phone 5 memiliki sampling rate 300Hz dengan latensi 24.6ms.

Panel layar sebesar itu membuat smartphone ini terasa seperti smartphone gaming yang lengkap dalam hal akurasi warna, respon sentuhan dan bahkan tingkat kecerahan, yang membuat konten terlihat penuh warna dan hidup. Hal yang sama juga berlaku untuk kualitas suara, terutama adanya speaker internal.

Smartphone ini memiliki setelan tiga kamera di bagian belakang dengan kamera utama 64MP yang menggunakan sensor Sony IMX686, sebuah lensa ultra-wide 13MP dan sebuah kamera makro 2MP. Jika kamera utamanya mampu menghasilkan foto yang apik, kamera ultra-wide terasa kurang begitu mumpuni, jika dibandingkan dengan smartphone di kisaran harga tersebut.

Di bagian depan ada sebuah kamera selfie 24MP dengan dukungan perekaman video 1080p. Kamera itu juga bisa untuk merekam video 8K di 30fps atau 4K di 60fps. Terdapat juga dukungan untuk gerakan lambat 120fps di resolusi 4K dan 480fps di resolusi 720p.

Dalam kondisi dengan cahaya yang kurang, hasil foto dari kamera smartphone ini sangat bagus. Kemampuan Dynamic Range dari ROG Phone 5s begitu apik dan bagaimana aperture-nya membuat gambar terlihat bokeh secara natural.

Tidak adanya lensa telefoto atau zoom periskop membuat setelan kamera seperti tidak lengkap, khususnya jika dibandingkan dengan smartphone di kelas harga yang setara. Semoga saja Asus menyadari hal ini, dan memberikan peningkatan di ROG Phone 6 berikutnya.

Saat diuji untuk bermain beberapa game yang membutuhkan sumber daya besar, seperti COD: Mobile, Genshin Impact, Asphalt 9, smartphone ini mampu mengatasinya dengan baik, dan memberikan pengalaman gameplay yang lancar di 60fps, untuk jangka waktu yang cukup lama.

Saat digunakan untuk bermain COD: Mobile selama satu jam, baterainya berkurang sekitar 20%, jadi anda bisa memakainya secara terus menerus setidaknya sampai 5 jam, sebelum membutuhkan pengisian ulang. Saat bermain game, suhunya berada di kisaran 37 derajat sampai 42 derajat celcius.

    Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense.

    Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website.