redaksiharian.com – Ajang balap motor bergengsi Oneprix Indonesia Motoprix Championship (IMC) 2022 memasuki putaran terakhir di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu-Minggu (26-27/11).

Pebalap dari empat kelas utama bakal bersaing memperebutkan gelar juara, meliputi kelas Oneprix 1 atau OP1 (Expert Bebek 150cc Tune Up), Oneprix 2 atau OP2 (Novice Bebek 150cc Tune Up), Oneprix 3 atau OP3 (Rookie Bebek 150cc Standart), dan Oneprix 4 atau OP4 (Beginner Ecu Standard).

Selain itu kelas pendukung atau supporting class Oneprix Legend yang diikuti para mantan pebalap terbaik Indonesia pada masanya dan terdiri dari kelas Oneprix All Star (U35+ Bebek 2T Std), Oneprix Legend Open (Bebek 2T Std Mix Engine), dan Oneprix Women (Matic 130cc Std).

Melihat dari perolehan angka sementara, Oneprix IMC 2022 Putaran 4 diprediksi banyak memberikan kejutan.

Pada kelas utama OP1 Reynaldi Pradana (Rere) sukses memuncaki klasemen sementara dengan 143 poin. Pada final kali ini, Rere harus bersaing dengan Lucky Hendriansa yang menyapu bersih dua balapan pada putaran 4 dan mengantongi 110 poin.

Rere dan Lucky sama-sama berambisi besar menjadi juara nasional Oneprix IMC 2022.

“Persiapan fisik dan motor sudah siap untuk bisa tampil maksimal,” kata Lucky dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

“Harapannya bisa memberikan podium untuk tim dan bersaing memperebutkan gelar juara. Target untuk final Oneprix nanti berusaha finis di posisi terbaik dan tentunya di depan Rere,” kata Lucky.

Sementara Rere yang menjadi pemuncak klasemen juga telah mempersiapkan penampilan terbaiknya untuk menghadapi final Oneprix.

‚ÄúPersiapan sudah pasti dari fisik masih jaga pola makan dan setting-an motor juga. Semoga bisa naik podium jadi juara nasional,” kata Rere.

Pada kelas Oneprix 2 atau OP2 posisi puncak masih milik Dimas Juliatmoko dengan 142 poin, disusul oleh Radeta Arya Khafi dengan poin 116. Posisi ketiga ditempati Fadil Rigani 94 poin.

Selisih poin cukup ketat membuat persaingan diprediksi sengit. Pun demikian dengan kelas lainnya.

Di sisi lain, tvOne selaku official broadcaster bersama PT Oneprix Motorsport Manajemen (OMM) dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan memberikan yang terbaik demi putaran terakhir Oneprix Indonesia Motorprix Championship tahun ini.

“OMM terus melakukan inovasi dan pembaruan untuk membuat Oneprix Indonesia Motoprix Championship lebih baik lagi ke depannya,” kata CEO Oneprix Motorsport Manajemen, Arlan Lukman.

Arlan juga mengungkapkan pada musim selanjutnya akan melakukan pembenahan. Seperti mulai digitalisasi ticketing, pembenahan digital media/medsos, waste management hingga pada puncaknya menjalankan sportainment seperti tag line induk perusahaan OMM yaitu PT Merah Putih Berkibar.

“Semua ini bertujuan memutar roda ekonomi rakyat dan mengembangkan industri olahraga (motorsport) di Indonesia,” pungkas Arlan.