redaksiharian.com – Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara (Satgas BLBI) memastikan akan memonetisasi aset PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto yang telah disita negara. Sebelumnya sudah dilakukan tiga kali lelang tetapi selalu tidak ada peminat (TAP).

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan saat ini timnya sedang melakukan penilaian ulang aset. Setelah diketahui nilai terbaru, pelelangan untuk keempat kalinya akan dilakukan.

“Pokoknya aset tersebut sudah saya minta lakukan penilaian lagi dan nanti kemudian akan kita lelang,” kata Rionald kepada wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022).

Pihaknya bersikeras akan terus melelang aset sitaan Tommy Soeharto sampai laku. “Pokoknya kita akan monetisasi lah. Saya masih tunggu dari kawan-kawan direktorat penilaian,” tuturnya lagi.

Sebagai informasi, aset Tommy Soeharto disita karena tidak ada itikad baik darinya untuk melunasi utang BLBI yang diterima di masa lalu. Oleh karena itu, lelang aset dilakukan untuk menyelesaikan utang BLBI.

Tommy Soeharto tercatat masih berutang kepada negara sebesar Rp 2.612.287.348.912,95 atau Rp 2,61 triliun. Penagihan kewajiban berasal dari kredit beberapa bank.

Berikut aset Tommy Soeharto yang nggak laku-laku dilelang: